Who? part 1

Who?

collage (2)

Author         : dinaseobaby

Cast            : Oh Sehun as Sehun

Lee Hyeri as Hyeri

Genre          : Romance, Mysteri

Annyeong…

Author bawa FF lagi. Mian kalau akhir-akhir ini authir jarang banget post FF. Padahal author lagi libur. Yaudah langsung aja….

Happy reading….

“Sehun-ah, cepat bangun kau mau telat?!!” teriak Hyeri dari luar kamar. Sedangkan Sehun di dalam kamar menutupi telinganya dengan bantal. Hyeri terus menerus mengetuki pintu kamar Sehun. “Hyeri-ah, Sehunie belum bangun?” tanya eomma Sehun. Hyeri mengangguk bingung. “Kau pergi duluan saja. Daripada nanti kau terlamabat.” Kata eomma Sehun. Hyeri mengangguk dan segera pergi ke sekolah.

Hyeri dan Sehun memang sudah dekat dari kecil itu karena jarak rumah mereka yang berdekatan. Hyeri yang sudah dari tadi sampai di sekolah tidak terlambat tapi Sehun lah yang terlambat. Sehun mendapat hukuman membersihkan wc sekolah. Hyeri pun yang tidak tega melihat temannya itu di hukum membawakan air minum dan beberapa makanan ringan.

Ia duduk di bangku tak jauh dari kamar mandi dan menunggu Sehun selesai. Tak jauh dari tempat bangku Hyeri terdapat seorang yeoja yang duduk di bangku tak jauh dari bangku Hyeri. Ia sering melihat yeoja itu tapi ia tidak tahu yeoja itu siapa. Hyeri terus saja memandangi yeoja itu. Yeoja itu sangat cantik. Rambutnya yang berwarna coklat panjang, Badannya yang bisa dibilang ideal. Tapi untuk apa dia disini.

“YA!! Mau apa kau kesini?!” Sehun membuyarkan lamunan Hyeri. Hyeri tersenyum lebar. “Aku tanya mau apa kau kesini?!” tanya Sehun lagi. Hyeri menarik tangan Sehun dan duduk di sebelahnya. “Ini…” Hyeri memberikan makanan dan minuman yang ia bawa tadi. “Kau pasti cape kan membersihkan toilet sekolah?” tanya Hyeri. Sehun tersenyum tipis.

“Kau memberikanku ini karena merasa bersalah kan?” tanya Sehun. Hyeri mendelik kepada Sehun. “Aku tidak merasa bersalah. Kau terlambat dan dihukum itu salahmu!” bela Hyeri. Sehun tersenyum tipis lalu mulai memakan makanan yang dibawakan Hyeri. “Sehun-ah.. apa kau kenal dengan yeoja itu?” bisik Hyeri. Sehun melihat ke arah yeoja yang sedang duduk tersebut.

Kemudian menggeleng. “Wae? Tapi aku sering melihatnya dia juga sudah dari tadi berada disini.” Kata Sehun. “Benarkah? Siapa dia?” bisik Hyeri lagi. Sehun menggeleng sambil menaikkan kedua bahunya. “Sudahlah ayo kita pergi.” Sehun menarik tangan Hyeri.

Hyeri menoleh ke belakang untuk melihat yeoja itu. Yeoja tersebut melihat Hyeri dari kejauhan dengan tatapan sinis. Hyeri mengerutkan dahinya. “Ada apa dengan dia? Apa yang salah?” batin Hyeri. “YA!! Cepat!! Sehun menarik tangan Hyeri dan membawa Hyeri berlari.

Yeoja tersebut bangun dari duduknya. Ia melemparkan handphonenya ke tanah. Ia terlihat sangat kesal. “Kenapa?! Kenapa selalu Hyeri?!” teriak yeoja tersebut. Yeoja tersebut pun berlari bermaksud mengejar Sehun dan Hyeri. Namun ada yang menahan tangannya. “Kau mau kemana?!” tanya seorang namja yang menahan yeoja tersebut.

“Lepaskan aku!!” teriak yeoja tersebut. Namun namja tersebut tetap tidak melepaskan tangan yeoja tersebut. “YA!! Baekhyun-ah lepaskan!!!” teriak yeoja tersebut. Ya, nama namja tersebut adalah baekhyun. Byun Baekhyun. Seorang namja mantan dari Hyeri. Ia cukup populer di sekolahnya. Ia begitu mencintai Hyeri namun tidak bagi Hyeri. Entah apa yang membuat Hyeri tidak mencintai baekhyun.

“YA!! Park Jiyeon!! Kau belum puas eoh?! Selalu ingin membuat Hyeri celaka?! Belum puas?!” tanya Baekhyun. Jiyeon mendelik tajam. “Apa urusanmu eoh?! Kau benar-benar namja bodoh?! Hyeri sudah menelantarkanmu dan kau masih peduli dan melindunginya?! Hyeri yeoja tak tau diri!!” bentak Jiyeon. Baekhyun akan menampar Jiyeon. Namun tangannya di cegah. “YA!! Baekhyun oppa! Hajima~” cegah seorang yeoja yang tak lain adalah Suzy adiknya yang juga teman dari Jiyeon.

Baekhyun melepaskan tangannya dari tangan Jiyeon. Jiyeon terduduk dilantai sambil menangis. “Lalu apa bedanya kau dan aku? Kau juga selalu berusaha supaya Sehun oppa kecelakaan? Benarkan?” tanya Jiyeon sambil terisak. Baekhyun berdecak kesal lalu pergi meninggalkan Jiyeon dan Suzy.

“Suzy-ah apa yang harus aku lakukan?” tanya Jiyeon pada Suzy. Suzy pun memeluk Jiyeon. Mencoba menenangkan Jiyeon. Sedangkan disisi lain Hyeri dan Sehun baru saja sampai di rumah Sehun. Ya, Hyeri memang senang bermain ke rumah Sehun karena rumahnya dengan Sehun pun tidak jauh.

“Kau tunggu dulu disini. Aku mau mandi. Dan…” perkataan Sehun terpotong. “Dan apa?” tanya Hyeri yang penasaran. Sehun ragu-ragu untuk menjawab. “Jangan mengintipku!!” kata Sehun. Hyeri yang kaget mendengar perkataan Sehun tadi melemparkan sebuah bantal pada Sehun. “YA!! Buat apa aku mengintipmu eoh?! Sana cepat mandi!!” Suruh Hyeri. Sehun pun segera mandi.

Selagi Sehun mandi. Hyeri menunggu di ruang tamu. Tiba-tiba saja ada suara bel. Dan ternyata itu sebuah pengiriman paket. Hyeri pun menandatangani paket tersebut sebagai tanda bukti terima. Di paket tersebut ada tulisan untuk Sehun. Hyeri tersenyum tipis. “Kiriman ini lagi? Apa orang tersebut tidak bosan terus menerus mengirimi Sehun paket seperti ini?” kata Hyeri. Hyeri pergi keluar rumah dan membuang paket itu ke tempat sampah.

Sehun sudah selesai mandi dan berganti baju. Tiba-tiba ia teringat bahwa hari ini pasti ada kiriman paket untuknya. “OMO~ kiriman paket.. Hyeri tidak boleh tau tentang paket itu!” teriak Sehun. Sehun berlari ke ruang tamu dan mencari Hyeri. Namun, Hyeri tidak ada dimana pun. Sehun pun keluar rumah dan melihat Hyeri yang sedang menyiram tanaman di halaman depan rumah Sehun.

Sehun tersenyum lebar melihat Hyeri yang sedang menyiram tanaman. Sehun pun mendekati Hyeri. “Hyeri-ah apa kau menerima kiriman paket?” tanya Sehun. Hyeri menatap bingung Sehun. “Tidak, aku tidak menerima paket. Memangnya ada kiriman paket apa ?” tanya Hyeri. “Bukan apa-apa.” Jawab Sehun singkat.

Tanpa mereka berdua sadari, Baekhyun dari jauh melihat keakraban Sehun dan Hyeri. Ia terlihat sangat cemburu. “Apa kau bahagia dengan Sehun? Apa ini alasanmu meninggalkanku?” batin Baekhyun.

Sedangkan Jiyeon mengurung diri dikamarnya. Kesehariannya selalu seperti itu. Bahkan makan pun Jiyeon jarang. Eomma Jiyeon menjadi khawatir dan menelepon Suzy sahabat dekat Jiyeon. Tak berapa lama pun Suzy sampai di rumah Jiyeon dan langsung menuju kamar Jiyeon. Jiyeon sedang tertidur di kamarnya. Matanya sembab sepertinya dia sudah lama menangis. Suzy duduk di pinggir kasur Jiyeon. Ia melihat sekeliling kamar Jiyeon. “Sudah lama aku tidak masuk ke kamar ini…” lirihnya. Ia melihat Jiyeon tertidur pulas karena takut menganggu Jiyeon yang sedang tertidur, Suzy memutuskan untuk keluar.

Tak sengaja ia menendang sebuah kotak dan isi kotak tersebut keluar berantakan. Ia segera membereskan barang-barang tersebut. Ia melihat sekilas barang-barang tersebut yang ternyata isinya semua pemberian dari mantannya Jiyeon. Tanpa sadar Suzy menitikkan air matanya. “Jiyeon-ah..” lirih Suzy. Jiyeon terbangun dari tidurnya. “Oh.. Suzy-ah kau datang..” gumam Jiyeon. Suzy segera memasukkan kotak tersebut ke dalam kolong kasur Jiyeon dan menghapus air matanya.

“Ne, aku datang untuk menjengukmu~” jawab Suzy. Jiyeon menatap Suzy dengan tatapan sendu. Jiyeon tersenyum kecil pada Suzy. Tiba-tiba telepon Suzy berdering. “Yeoboseyo~”…… “Ah~ ne aku akan segera kesana~”…. Suzy menutup teleponnya dan melihat ke arah Jiyeon dengan tatapan sedih. “Kau akan pergi?” tanya Jiyeon. Suzy mengangguk. “Pergilah~ aku sudah agak baikkan~” kata Jiyeon. Suzy mengangguk. “Setelah urusanku selesai aku akan segera kesini lagi~” Suzy pun pergi.

Jiyeon bangun dari tempat tidurnya, ia ingin pergi ke kamar mandi. Ia melihat barang dari mantannya itu tergeletak di lantai. Ia curiga jika Suzy sudah melihat kotak rahasianya itu. Ia segera mengecek kotak tersebut. Dan benar saja, barang-barang dari mantannya tersebut sudah berantakan. “Suzy-ah~” lirih Jiyeon.

Sehun dan Hyeri duduk di balkon kamar Sehun. Mereka mengobrol sambil meminum jus. Sehun sebenarnya curiga pada Hyeri. Iya yakin bahwa Hyeri menerima paket itu. Paket beracun yang dikirimkan padanya setiap hari Senin. Sehun memandangi Hyeri yang tengah melihat ke arah langit. Merasa dirinya dipandangi Sehun, Hyeri menoleh pada Sehun. “Kau kenapa memandangiku begitu?” tanya Hyeri. Sehun hanya diam. Ia ragu-ragu menjawabnya. “Apa kau ingin menanyakan paket itu ?” tanya Hyeri. Sehun kegagapan menjawabnya.

“Paket itu sudah aku buang, kau tidak usah memikirkannya.” Kata Hyeri. “Bagaimana kau tahu tentang paket tersebut?” tanya Sehun. Hyeri diam sejenak. “Aku sudah tahu itu sejak lama. Aku tahu siapa yang mengirimkan paket itu jadi jangan khawatir aku akan bertanggung jawab Sehun-ah.” Kata Hyeri. Sehun yang mendengar perkataan Hyeri itu pun kaget.

“Apa?! Sudah biarkan saja orang itu! YA! Hyeri-ah aku sengaja menyembunyikan paket itu dari kau karena aku tahu kau akan begini dan aku juga takut tentang keselamatanmu. Kau harus berjanji bahwa kau tidak akan mengurusi hal seperti itu lagi. Oke?” kata Sehun. Hyeri menggangguk. “Maafkan aku Sehun-ah aku tidak bisa berjanji kepadamu..” batin Hyeri.

Tobecontinued

6 thoughts on “Who? part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s