Immortal Love (Chaptered 1)

Gambar

Title: Immortal Love chapter 1

Author: @octaviyot

Main cast: Kim Myungsoo, Bae Suzy

Other cast: All Member Infinite

Genre: Fantasy, Romance, Sad

Lenght: Chaptered

Suzy POV

Aku terbangun dari tidurku karena sinar matahari menembus celah celah gorden kamarku, baru saja aku turun dari tempat tidurku, bibi mendobrak pintu dengan kasar dan membuatku terkejut.

“Dasar yeoja tak tau diri, sekarang sudah jam berapa eoh ? geram bibiku

“mian mian bi, semalam aku lelah karena semalaman menyelesaikan setrikaan pakaian.” Kataku sambil menundukkan wajahku

“heh, itu hanya sebagai alasan mu saja, sekarang cepat berkemas dan temui aku di ruang tamu!” bentak bibiku seraya menutup pintu dengan kasarnya.

>> SKIP <<

Aku segera keluar dari kamarku, dan turun kebawah menemui bibi di ruang tamu.

“Aku menyuruh mu kesini ada yang ingin ku buicarakan padamu.” Ucapnya dengan tatapan tajam ke arah ku.

“Ada apa bi? Jawabku dengan sedikit takut

“Aku dan Paman mu membutuhkan uang, dan tentu saja untuk memberi mu makan. Dengan ini kau juga harus balas budi pada kami, kau harus mencuri untuk menambah keuanhan kami.”

Sontak aku mebelalakkan mataku, “ mwoya bi, mencuri? Jawabku memberanikan diri.

“Kenapa, kau tidak mau eoh? Balasnya dengan bentakan padaku

Tak ku sadari air mata telah membasahi pipi ku. “Aku tidaj mau bi melakaukan itu, aku bisa bekerja untuk mendapatkan uang!” lirihku

“Apa kau bilang eoh? Bentak bibiku sambil menjambak rambutku dengan kuat.

Tangisku semakin menjadi tgerlebih lagi rasa sakit diukepalaku akibat jambakan bibiku.

“Plaakk, dasar yeoja tak tau diri, sudah syukur kau ku pelihara, aku membesarkan mu bukan dengan menggunakan kertas untuk kebutuhan mu melainkan dengan uang eoh.” Bentaknya sambil masih menjambak rambut ku.”

Aku memegangi pipiku yang terasa perih, aku hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalaku tanda aku menolak perintahnya.

“Plaakkk, kau? Geram bibiku menamparku lagi, “sini kau, kau harus diberi pelajaran. Dasar yeoja tak tau diri.” Bentak nya lagi

Dia menyeretku ke gudang, mengunci ku di sana dan tak memberiku makan dan minum. Aku meringkuk di pojok ruangan, keluh kesah sudah ku limpahkan tapi apa daya jika aku tak mampu melawan. Aku teringat dengan ucapan omma sebelum dia meninggal.

#flashbak

“omma omma, jangan tinggalkan aku.” Hikkss hiikkss

“Jangan menagis chagi, kau harus kuat dan berjanji dengan omma supaya jangan bersedih dan jadilah yeoja yang kuat ne!” titah omma padaku.

“ne omma, aku berjanji pada omma.” Jawabku seraya menganggukkan kepalaku.

“yaksok? Ucap omma sambil mengulurkan jari kelingking nya padaku.

“yaksok.” Sergahku yakin sambil memautkan uluran jari kelingking omma dengan kelingking ku.

#flashback end

Aku kembali meneteskan air mata mengingat pesan terakhir omma padaku, “omma aku sudah berjanji padamu untuk menjadi yeoja yang kuat dan aku tidak mau membuat omma sedih.” Gumamku mantap sambil mengusap air mataku dan sedikit tersenyum.

>> SKIP <<

Author POV

Setelah semalaman dikurung di gudang, suzy terbangun karena mendengar suara langkah kaki seseorang mendekat kearah pintu. Dan Braakkk, pintu terbuka dengan kerasnya. Terlihat Suzy terkejut ditambah lagi Paman nya yang menjambak rambut Suzy dengan kasar nya.

Suzy POV

Aku terkejut melihat pintu terbuka, terlihat Paman yang berdiri di ambang pintu dengan tatapan marah nya padaku dan menghampiriku dengan menjmbak rambutku dengan kuat. Sontak aku kesakitan, “Paman, jebal lepaskan jambakan mu pada rambut ku!” lirihku dengan memohon belas kasihan padanya.

“Apa yang kau bilang eoh? Bentaknya padaku. “Ini semua tidak seberapa suzy-ah.” Ucapnya sambil menghempaskan ku ke lantai.

“Cepat keluar, kau ambil air dan ranting kayu untuk persedian kayu besok, cepat!” bentak nya dengan kasarnya padaku.

Aku segera berlari keluar dari gudang, dan masuk ke kamar untuk mandi dan ganti baju.

>> SKIP <<

Suzy POV

Aku segera kehutan untuk mengambila air dan ranting pohon , saat aku ingin mengambil air tiba-tiba pandangan ku menangkap seekor kelinci yang indah. Aku mengikuti kelinci itu lari jauh ke dalam hutan belantara. Aku baru tersadar aku kehilangan jejak kelici itu dan aku tidak lagi mengenali hutan ini, “Kemana larinya kelinci itu dan ada di mana aku sekarang? Gumamku seketika.
Aku tersesat di dalam hutan belantara ini , mengerjapkan mataku untuk tersadar bagaimana jalan keluar dari sini, aku sangat takut saat ini sendirian di hutan yang tidak aku ketahui tempat apa ini.

Rasa takutku semakin menjadi ketika bunyi daun dan ranting yang bergerak, perlahan aku mundur ke belakang ketika dari semak-semak itu muncul sepasang mata merah dan ternyata itu adalah seekor srigala dengan taring nya yang tajam itu.
Aku berlari sebisa mungkin menjauhi srigala itu, sampai sampai aku tersandung akar pohon dan braakk aku pun terjatuh alhasil lutut dan kaki ku luka.

Srigala itu semakin mendekat, dengan sekali lihat saja aku sudah merasakan inin adalah hari kematianku, aku memejamkan mataku pasrah dengan apa yang akan terjadi. Tiba tiba terdengar suara orang berlari kearah ku dan brraakkk secepat itu pula srigala terkapar ke tanah, sontak aku membelalakkan mataku menyaksikan kejadian barusan.
Ternyata seorang namja yang menyelamatkan ku, kulihat dia masih melawan srigala itu tidak memerlukan waktu yang cukup lama srigala itu mati dengan hanya sekali tusukan diperutnya.

Aku kembali menoleh pada namja ini, kuperhatikan wajah nya sosok yang sangat tampan dengan tubuh tinggi dan juga mata yang indah. Tanpa aku sadari namja iti juga menatapku balik. Tatapan yang tidak aku mengerti. Aku berusaha mencairkan suasana dengan mengucapkan terimakasih padanya.

“gomawo telah menolongku, dan siapa kau mrngapa kau berada ditengah hutan belantara seperti ini?” tanyaku pada namja itu
tapi namja itu tak menjawabku mengabaikan pertanyaanku, dia malah pergi meninggalkan ku. Aku berusaha mengejar namja itu. “Siapa tahu dia bisa membantu keluar dari hutan ini.” Batinku. tapi sialnya aku tidak mampu lagi berlari karena kakiku terluka, ku lihat namja itu telah menghilang “secepat itukan kau menghilang?” gumamku lirih

Aku duduk di bawah pohon untuk istirahat sejenak, baru saja aku sudahb menenangkan diriku tiba-tiba suara raungan srigala terdengar jelas oleh telingaku. Kembali rasa takut menghantuiku, “Ya tuhan, haruskah seperti ini lagi?” batinku dengan pasrah
terdengar bunyi dari semak-semak dan muncul seekor srigala lagi, sontak membuat aku terkejut. Aku berusaha untuk berdiri dan berlari tapi itu semua sia-sia mengingat kaki ku terluka. Ditambah lagi kepala ku yang tiba-tiba pusing seketika itu keseimbangan ku goyah dan terjatuh tapi aneh nya kenapa aku tidak meras sakit, bukan kan aku terjatuh tadi. Ku lihat sekilas ternyata aku sudah berada dalam dekapan seseorang. Setelah itu aku tidak tau apa lagi yang terjadi.

Suzy POV End

Myungsoo POV

Aku tersadar dari lamunan kuketika kudengar ranting-ranting yang seperti diinjak, ku lihat ke arah sampingku ternyata duduk seorang yeoja dengan lutut terluka dan wajah yang ketakutan. Ku lihat  di depan nya terdapat seekor srigala yang siap menyerang yeoja itu.
Brrruukkk… aku menghantam srigala itu dengan satu pukulan, alhasil srigala itu tersungkur ke belakang. Aku siap untuk menyerang lagi, tak perlu waktu yang lama aku bisa menghabisi srigala itu. Kekuatan ku tak sebanding dengan srigala itu karena aku adlah seorang vampire, pangeran vampire dari kastil Nervada Alumus yang terkenal kuat dari semua kalanghan vampire yang ada.

Aku menoleh pada gadis itu, tampak nya dia masih syok dengan apa yang baru saja terjadi . dia mulai mengedarkan pandangan sekitarnya dan terakhir menatap ku dengan wajah yang murung.
“Go..gomawo sudah menolongku, kau siapa dan apa yang kau lakukan di tengah hutan belantara seperti ini?” tanya nya padaku dengan nada bergetar.
Aku tidak menjawab nya, aku hanya menatap nya dengan tatapan dingin ku. Aku meninggalkan gadis itu , aku berjalan lagi meneruskan perjalanan yang tertunda tadin karena menolong nya. Dia mengikutiku dan mengejarku sesekali memanggilku, aku tak menghiraukan nyadan aku terus berjalan.

Aku saat ini tidak mood untuk berlari, aku lebih memilih untuk berjalan. Tiba-tiba terdengar raungan srigala, aku teringat dengan gadis itu. Secepat itu juga aku aku berlari ke tempat di mana tadi aku meninggalkan nya. Seketika aku sampai pada tempat tadi, ku lihat gadis itu sedang menahan sakit pada kaki nya. Satu srigala akan mengincarnya lagi yang siap menyerang nya kapan saja. Aku menoleh pada gadis itu, terlihat dari raut wajah nya yang kesakitan  dan memegang kepalanya. “Apakah terjadi sesuatu pada gadis itu?” batin ku
Pada saat gadis itu hampir jatuh, aku segera berlari ke arahnya dengan sigap aku menangkap gadis itu masuk dalam dekapan ku. Ku lihat dia menatap ku sekilas lalu dia tak sadarkan diri.
Srigala tadi tidak menyerang, hanya pergi begitu saja setelah ada aku di sini. Aku berdiri dan menggendong gadis itu membawanya ketempat yang aman, ku sandarkan tubuhnya pada pohon besar. Ku lihat wajah nya sejenak, wajah yang sangat cantik dan terlihat kepolosan yang terlukis di wajahnya menambah kesan wajahnya semakin cantik.
Aku tersadar dari lamunan ku dan menjaga jarak dari gadis itu membiarkan nya tertidur di bawah pohon, karena ini sudah larut malam pasti dia sangat lelah untuk seorang gadis manusia sepertinya ditambah lagi dengan apa yang terjadi hari ini padanya.

Aku melangkah kan kakiku menatap ke atas, menyaksikan indah nya bulan pada malam hari. Jika manusia pada saat ini yang sudah tertidur lelap di tempat tidur berbanding dengan kalangan kami, karena kami kaum vampire yang tidak pernah merasakan kantuk, sakit dan lelah sekali pun terlebih lagi karena kami makhluk yuang abadi.

TBC…

Gimana ff nya, ini ff pertama ku yang baru aku post. Maaf kalo ff nya gak menarik, aku ini masih amatiran. Kata-katanya juga masih kaku banget kayak nya. Next part nya nanti aku post lagi, aku mau nhyelesein part 3 nya dulu. Mohon kritik dan saran nya chingudeul. Annyeong🙂

4 thoughts on “Immortal Love (Chaptered 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s