This Winter [1/3]

collage1

This Winter [1/3]

Author         : dinaseobaby

Cast            : Seo Joo Hyun (SNSD) as Joohyun

Cho Kyuhyun (SUPER JUNOR) as Kyuhyun

Kang Ji Hyun (SISTAR) as Jihyun

Genre          : Romance

Type            : threeshoot

 

Annyeong…

Author bawa FF lagi. Tadinya mau dibuat oneshoot tapi jadinya terlalu panjang. Semoga yang ini lebih bagus dari yang sebelumnya. Terima kasih juga untuk saran dan kritiknya di FF sebelumnya🙂

 

Happy reading….

 

 

Musim dingin selalu sama bagi Joohyun. Mungkinkah musim dingin kali ini berbeda dari sebelumnya. Musim dingin yang sepi akankah bisa berubah? Walaupun musim dingin bisakah Joohyun merasa hangat?

Eomma dan appa Joohyun sudah meninggal setahun yang lalu dan warisannya di berikan semua kepada Joohyun. Joohyun hanya di temani oleh pembantunya yaitu ahjumma yang juga wali bagi Joohyun, ada juga Pengacara keluarga Joohyun ahjussi yang juga sahabat Appanya Joohyun. Tapi tetap saja Joohyun merasa sepi.

Ahjumma adalah mantan sekretaris appa Joohyun. Sekarang Ia bisa dibilang istri kedua appa Joohyun. Walaupun secara hukum tidak sah. Tetap saja Joohyun menganggapnya tak lebih dari seorang pembantu dan pengasuh dirinya.

Eomma dan Appa Joohyun selalu mengingatkan Joohyun untuk tidak begitu saja percaya pada ahjumma. Itulah mengapa Joohyun selalu kesepian. Joohyun juga memiliki seorang teman, Jihyun. Jihyun selalu menemani Joohyun ketika ia pergi berbelanja atau kemana saja. Oleh karena itu Jihyun tau semua tentang Joohyun.

Joohyun membuka jendela kamar. Angin musim dingin masuk begitu dinginnya. Ahjumma masuk kedalam kamar joohyun. “Joohyunie.. mengapa kau belum tidur? Ayo tidur.” Suruh ahjumma. Joohyun hanya diam dan pergi menuju kasur. “Joohyunie tadi Ahj…” Joohyun memotong perkataan ahjumma. “aku mau tidur aku capek.” Kata joohyun.

*SKIP

Esok harinya…

“Ahjumma…Ahjumma..Ahjumma..” teriak Joohyun tapi tak ada balasan. Joohyun pergi menuju kamar Ahjumma ternyata Ahjumma sedang tertidur. “YA!! Ahjumma bangun…” kata Seohyun. Ahjumma bangun dengan tubuh lemas.

“Joohyunie.. ahjumma sepertinya demam.” Kata ahjumma. Joohyun menghela nafas. “Baiklah aku yang akan pergi belanja.” Kata Joohyun. Ahjumma mengambil smartphonenya, ia memencet beberapa nomor. “Jihyun-ah kau kesini, temani Joohyun belanja.” Ahjumma menutup teleponnya.

Joohyun kesal dengan tingkah ahjumma. “Mengapa ahjumma selalu mencari orang untuk menemaniku? Ahjumma selalu mengekangku 24 jam. Aku juga kesal dengan ahjumma karena menurutku ia adalah penyebab kematian kedua orang tuaku.” Batin Joohyun.

Flashback

“Young-sii kau siapkan mobil. Aku dan istriku akan pergi.” Suruh Appa Joohyun. Ahjumma pun pergi keluar. “Appa dan Eomma akan pergi? Bukankah kita akan mencari adikku?” tanya Joohyun. Appa Joohyun bingung. “Kalau begitu kau ditemani ahjumma saja?” kata Appa Joohyun. Joohyun mengangguk.

Joohyun melihat ahjumma keluar rumah dan mengikuti ahjumma keluar. “MWO?! Kau akan pergi dengan istrimu?! Lalu kau anggap aku apa eoh?!” Joohyun mendengar ahjumma berbicara sendiri. Joohyun tidak jadi memanggilnya. Joohyun melihat ahjumma membuka kap mobil. Entah apa yang ia lakukan tapi jika appa menyuruhnya untuk menyiapkan mobil, tidak perlu membuka kap mobil.

          Joohyun merasa ada yang tidak beres. Ia takut sesuatu terjadi pada Appanya. Ia berlari mencari appanya. “Appa, kau tidak usah jadi pergi dengan eomma.. Ahjumma.. ahju…” perkataan joohyun terpotonng ketika ahjumma datang. “Seo sajangnim mobil sudah siap..” kata ahjumma. Joohyun berusaha mencari alasan supaya Appa dan eommanya tidak jadi pergi.

Tapi semua itu sia-sia Appa dan Eomma tetap bersikeras akan pergi. Joohyun memukul-mukuli ahjumma. “YA!! Kau nenek sihir!!! Kau jahaaaaaat!!!” teriak Joohyun. Ahjumma hanya pergi menuju kamar. Joohyun menangis di ruang tamu.

Tiba-tiba telepon berbunyi Joohyun mengangkatnya. “MWO?! Aku akan pergi kesana sekarang…” Joohyun menutup teleponnya yang berasal dari rumah sakit tersebut. Joohyun memanggil supir dan segera ke rumh sakit.

Ternyata Appa dan Eomma Joohyun sudah meninggal.

Flasshback off

 

Joohyun keluar kamar dan menunggu Jihyun datang. Tiba-tiba bel berbunyi. Joohyun membuka pintu ternyata Jihyun sudah datang. Mereka berdua pun pergi. Di mobil Joohyun berbicara pada Jihyun. Tapi Jihyun malah asyik bermain smartphonenya.

“Jihyun-ah kau sedang apa? Mengapa kau mengabaikanku?” tanya Joohyun. Jihyun kaget. “Ini aku sedang sms seseorang.” Jawab Jihyun. Joohyun mencoba mengintip-intip smartphone Jihyun karena penasaran. “Ya, Joohyun-ah aku benar-benar minta maaf telah mengabaikanmu, kau kan malaikat mana mungkin aku mengabaikanmu.” Tambah Jihyun lagi.

Joohyun tersenyum kearah Jihyun. “Jihyun-ah apa kau mempunyai namjachingu?” tanya Joohyun. Mata Jihyun terbelalak kaget. “MWO?! YA, aku tidak mempunyai namjachingu.” Bantah Jihyun. Joohyun hanya tertawa.

Sesampainya di tempat belanjaan, Joohyun dan Jihyun sibuk membeli apa yang harus dibeli. Saking sibuknya Joohyun dan Jihyun terpisah. Joohyun mencari-cari Jihyun.

Dirinya melihat Jihyun sedang berdiri cukup jauh dan seperti sedang menelepon seseorang. Joohyun melambaikan tangannya pada Jihyun dan memanggil-manggil nama Jihyun. Namun, Jihyun tidak mendengarnya.

Dia berjalan kearah Jihyun. Tiba-tiba… BRAKK… Seseorang menabrak Joohyun. Belanjaan Joohyun jatuh berserakan. Begitupun dengan si penabrak. Penabrak tersebut seorang namja. “Mianhae.. aku tadi terburu-buru..” ucap namja itu.

Joohyun yang tadinya ingin marah tidak jadi ketika ia melihat wajah namja tersebut. “Hmm. Tidak apa-apa..” jawab Joohyun. Joohyun membereskan belanjaannya dan berdiri untuk mencari Jihyun. Tapi Jihyun sudah tidak ada.

“YA!! Kang Ji Hyun kau berada dalam masalah sekarang karena meninggalkanku.” Gumam Joohyun. Joohyun pun kebingungan karena ini pertama kalinya ia pergi belanja ke tempat ini.

Ia mencari-cari smartphonenya. Tapi ia lupa bahwa smartphonenya. Di pegang oleh Jihyun.

Flashback

Didalam mobil Joohyun senyam-senyum sendiri. Karena ia senang jika Jihyun memiliki namjachingu. “Joohyun-ah, kau tahu di tempat perbelanjaan itu banyak sekali copetnya.” Kata Jihyun. Joohyun yang mendengar hal tersebut ketakutan. “Jinjja? Bagaimana ini?” panik Joohyun. “Kau simpan smartphonemu padaku.” Usul Jihyun. Joohyun mengangguk.

Flashback off

“Bagaimana ini? Aku tidak tahu jalan pulang.” Rengek Joohyun. “Kalau begitu aku antarkan kau pulang.” Usul namja itu. Joohyun ragu-ragu, tapi jika ia menolak dia tidaak tahu jalan pulang. “Anggap saja ini sebagai permintamaafan ku tentang kejadian tadi?” tambah namja itu. Joohyun mengangguk.

Di dalam mobil namja tersebut Joohyun hanya diam. “Namaku Cho Kyuhyun..” namja yang bernama Kyuhyun itu memulai pembicaraan. “Namaku Seo Joo Hyun..” balas Joohyun.

“Kau tadi bilang kau tidak tahu jalan pulang, lalu kenapa kau kesini?” tanya Kyuhyun. “Taii aku di antar oleh temanku tapi kami berpisah.” Jelas Seohyun. Kyuhyun tertawa. “Kenapa kau tertawa memangnya ada yang lucu?” tanya Joohyun.

“Kau ini seperti anak kecil saja hahaha…” Kyuhyun kembali tertawa. Joohyun hanya memanyunkan bibirnya karena kesal di ejek seperti itu. “Kalau begitu aku panggil kau baby Joohyun.” Ledek kyuhyun lagi. “YA!!! Menyetirlah yang benar!” Joohyun marah sekarang.

Akhirnya Joohyun sampai dii rumah. Di depan rumah terlihat ahjumma dan Jihyun sedang menunggu. “Kamsahamnida telah mengantarkanku pulang..” kata Joohyun. Kyuhyun tersenyum dan pergi.

“Joohyun-ah kau tidak apa-apa?” tanya Jihyun khawatir. Joohyun hanya melihat Jihyun dengan tatapan kesal. Jihyun hanya bisa menunduk. “Joohyunie.. Mianhae..” kata ahjumma.

“Sudahlah ahjumma masuk saja..” Joohyun masuk ke dapur akan membuatkan makanan untuknya, Jihyun, dan ahjumma. Jihyun mengikuti dari belakang. “Joohyun-ah tadi siapa yang mengantarmu pulang??” Joohyun hanya tersenyum. “Bagaimana? Dia tampan bukan?” tanya Joohyun. Jihyun hanya tersenyum.

“Kau tahu tadi waktu aku mencarimu aku bertabrakan dengan namja itu, untung saja dia baik bagaimana kalau tidak?” sindir Joohyun. Jihyun menunduk. “Mianhae….” Jihyun merasa bersalah. “Aku ini malaikat jadi walaupun tadi begitu menakutkan bagiku tapi aku malah bertemu namja baik dan tampan seperti itu..” puji Joohyun pada dirinya sendiri.

Jihyun hanya tersenyum tapi senyumannya itu senyuman palsu. “Oh ya, smartphoneku…” pinta Joohyun. Jihyun mengembalikan smartphone Joohyun. “Joohyun-ah sepertinya aku harus pergi sekarang..” pamit Jihyun. Joohyun mengangguk.

Joohyun melihat smartphonenya. “apa mungkin ketika ia melihat Jihyun sedang menelepon di tempat perbelanjaan tadi, Jihyun menelpon padaku? Tapi bukankah smartphoneku berada di Jihyun?” gumam Joohyun. Joohyun mengecek. Tapi tidak ada panggilan masuk.

“Mungkin Jihyun menelepon ahjumma..” pikir Joohyun. Joohyun masuk ke kamar ahjumma membawakan semangkuk bubur. Walaupun Joohyun kesal dengan ahjumma tapi tetap saja ahjumma masih dibutuhkan Joohyun.

Ahjumma sedang tertidur. Joohyun tidak ingin membangunkan ahjumma. Tidak sengaja ia melihat smaartphone ahjumma di meja riasnya. Ia pun mengambil smartphone nya. Joohyun mngecek apa Jihyun menelepon ahjumma.

Ternyata tidak ada panggilan masuk dari Jihyun. “sepertinya ada yang tidak beres dengan Jihyun, kalau begitu aku harus berhati-hati pada Jihyun.” Gumam Joohyun.

*SKIP

Esok harinya…

Joohyun mendapat sms dari Jihyun. “Joohyun-ah.. aku ingin meminta maaf darimu.. Bagaimana kalau siang ini kita nonton bersama.. Tiketnya sudah ada di mejamu.. Sampai berjumpa nanti…”

 

Joohyun sudah menunggu di bioskop tapi Jihyun tak kunjung datang. Ia mendapat sms dari Jihyun. “Joohyun-ah tiba-tiba aku ada rapat dadakan.. Bagaimana kalau besok saja ??” Joohyun yang melihat isi pesan tersebut sangat marah. Joohyun memutuskan mencari Jihyun di kantornya. Karena Jihyun bekerja di perusahaan Appa Joohyun.

BRAKK… Joohyun tidak sengaja menabrak seorang namja yang sedang menelepon. “Mi..Mianhae..” kata Joohyun. Namja itu membalikkan badannya. “Kamu.. Kamu yang kemarin itu kan?” tanya namja itu yang tak lain adalah Kyuhyun. Joohyun mengangguk.

“Kau akan menonton?” tanya Kyuhyun. Joohyun menggeleng. “Lalu kenapa kau memegang dua tiket?” tanya Kyuhyun. “Tadinya aku akan pergi menonton dengan temanku tapi temanku sedang tidak bisa nonton.” Jawab Joohyun. “Kau beruntung dapat 2 tiket. Aku malah kehabisan haha..” Kyuhyun tertawa. Joohyun berpikir sejenak.

“Kalau begitu, kau mau nonton denganku?” tanya Joohyun sambil memberikan satu tuiket pada Kyuhyun. “Jeongmal? Tapi itu kan buat temanmu..” kata Kyuhyun. Joohyun menggeleng dan memberika satu tiket pada Kyuhyun dan mengajaknya untuk menonton.

*SKIP

2 tahun kemudian…

Joohyun dan Kyuhyun sudah tunangan. Dan mereka akan melaksanakan pernikahan 1 bulan lagi. Setelah Joohyun dan Kyuhyun menikah. Penerus perusahaan Appa Joohyun resmi Kyuhyun.

Joohyun sudah sepenuhnya percaya pada Kyuhyun juga pada Jihyun. Hubungannya dengan ahjumma berangsur-angsur baik. Walaupun Joohyun masih saja dibuat kesal karena tingkah ahjumma.

Ahjussi, pengacara keluarga Joohyun yang akan mengantar Joohyun ke altar pernikahan. Saat ini Joohyun merasa senang. Musim dingin kali ini sangat berbeda dari sebelumnya.

Joohyun dan Kyuhyun juga akan menikah pada musim dingin tahun ini. Rencananya Hari ini Joohyun akan pergi dengan Kyuhyun ke tempat baju pengantin. Ahjumma, ahjussi, dan Jihyun ikut.

Di mobil terdapat ahjumma, Joohyun dan Jihyun sedangkan ahjussi dan Kyuhyun membawa mobil sendiri-sendiri. Tiba-tiba Joohyun mendapat telepon dari Kyuhyun.

“Joohyun-ah.. sepertinya hari ini aku tidak bisa ikut. Aku ada keperluan mendadak. Kau tidak apa-apa pergi tanpa aku?” tanya Kyuhyun dari sebrang sana di telefon. “Tidak apa-apa oppa..” balas Joohyun. Joohyun pun melanjutkan perjalanan tanpa ahjussi.

“Joohyun-ah apa kau membawa desain bajumu itu?” tanya ahjumma. Joohyun ingin baju pengantinnya nanti exclusife sehingga ia mendesainnya sendiri. Joohyun memang senang mendesain baju. Namun ahjumma selalu menyuruh Joohyun untuk belajar tentang perusahaan. Ia selalu bilang, “kau harus belajar. Ini perusahaanmu!”.

“Omo~ aku lupa…” kata Joohyun. Ahjumma lalu menelepon ahjussi untuk membawakan desain baju yang berada di kamar Joohyun. Ahjussi kembali kerumah Joohyun.

Sedangkan itu, Kyuhyun yang bilang tidak ikut karena ada urusan mendadak sebenarnya pergi kerumah Joohyun ada sesuatu yang mengharuskannya kesana. Ia tahu bahwa ada brangkas dibalik lukisan yang ada di kamar Joohyun.

Flashback

Jihyun dan Kyuhyun bertemu di sebuah cafe. “Oppa.. kau lihat ini.” Suruh Jihyun. Jihyun memberikan smartphonenya pada Kyuhyun, didalamnya ada sebuah foto yang menunjukkan di balik lukisan itu terdapat sebuah brangkas.

“Bagaimana ? kau bisa melakukannya?” tanya Jihyun. Kyuhyun terdiam. “Bukankah jika aku menikah nanti aku akan mendapatkan perusahaan appa Joohyun? Menurutku itu sudah cukup.” Kyuhyun merasa hal tersebut terlalu berlebihan.

“Oppa kau mencintai Joohyun ?” tanya Jihyun. Kyuhyun terdiam lagi. Tak mungkin jika Kyuhyun tak mencintai Joohyun. Selama 2 tahun ini Joohyun dan Kyuhyun selalu bersama. Tak mungkin jika Kyuhyun tak mencintai Joohyun.

“Oppa, aku sudah tau pasti kau akan seperti ini jadinya. Lakukan saja apa perintahku.” Kata Jihyun sambil pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih berdiri. “YA!! Seo Ji Hyun! Kembali kesini! Kita belum selesai!” teriak Kyuhyun.

Jihyun yang mendengar namanya di panggil berhenti dan berbalik menuju Kyuhyun. “Aku sudah bilang jangan panggil aku Seo Ji Hyun, panggil aku Kang Ji Hyun!” ralat Jihyun. Kyuhyun berdecak kesal.

“YA!! Kalau kau mau melakukan ini! Lakukanlah sendiri! Aku selesai sampai disini!” Kyuhyun mengembalikan smartphone Jihyun dan meninggalkan Jihyun. Jihyun mengejar Kyuhyun keluar cafe. “Cho Kyuhyun! Aku memintamu sekali ini saja.. Aku mohon..” Jihyun menahan Kyuhyun pergi. Jihyun menangis di depan Kyuhyun.

Kyuhyun yang merasa tidak tega dengan keadaan Jihyun sekarang akhirnya menerima permintaan Jihyun tersebut. “Baiklah, tapi ini yang terakhir.” Kata Kyuhyun. Jihyun memeluk Kyuhyun karena senang. “Gomawo oppa, tidak akan lama lagi rencana kita selesai.” Kata Jihyun.

Flashback off

Kyuhyun yang diberi tahu oleh Jihyun password rumahnya dengan perlahan membuka rumah Joohyun. Dia masuk ke kamar Joohyun. Dan langsung melepaskan lukisn yang menempel pada tembok itu.

Dengan hati-hati ia mencoba membuka brangkas dengan bantuan stetoskop. CLEKK.. brangkas terbuka. Isinya ada banyak sekali uang, emas batangan, dan surat-surat penting.

Belum juga Kyuhyun memasukkan sebagian harta tersebut CLEKK pintu kamar Joohyun terbuka. “Aku sudah itu pasti kau..” kata seorang laki-laki paruh baya. “A..Ab.Aboeji..???”

TBC

Minta kritik dan sarannya…
suapaya author bisa lebih bags lagi…

 

20 thoughts on “This Winter [1/3]

  1. Kasihan seo mereka smua jahat, kyu juga di suruh ji hyun mengambil harta seo ada hubungan apa antara kyu & jihyun. Kyu ke gap pengacara seo

  2. ternyata kyuhyun mendekati seohyun eonie, ada maksud tertentu.
    huff klo gini kasihan seohyun eonie, karena orang yang ada disisi seohyun eonie penghinat semua…….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s