Regret

image

Author : dinaseobaby
Title : Regret
Cast : Cho Kyuhyun, Seo Joo Hyun
Type : Oneshoot
Genre : Romance

anyeong.. author bawa FF lagi.. yang ini beda. ini oneshoot. oh ya, author juga mau ngasih tau kalau ada beberapa FF author ysng bakal dI stop. yaudah langsung aja…


Happy Reading…

TRING..TRING..TRING…

incoming call

xxx-xxxx-xxxx-x

“yeoboseyo?”
“apa betul ini dengan Seohyun.ssi?”
“ya betul. ini dengan siapa?”
“ini dengan rumah sakit, apa kau mengenal kyuhyun-ssi?”
“ya, aku mengenal nya, ada apa ya?”
“kyuhyun-ssi mengalami kecelakaan dan oleh dokter dinyatakan meninggal. harap segera datang ke rumah sakit dan hubungi keluarganya.”

BRUKK…

Seketika tubuh Seohyun jatuh. Seketika saja kakinya lemas dan tidak bisa menopang tubuhnya. Air matanya mengalir dengan derasnya di pipinya. Dia benar-benar kaget mendengar berita buruk tentang orang yang ia cintai.

Dengan si tenaganya ia berlari dan pergi menuju rumah sakit.ia tidak memikirkan menggunakan apa iya akan pergi. ia langsung saja berlari.

ketika ia sedang berlari, tiba-tiba ia berhenti. dikarenakan ia melihat sepasang kekasih yang sedang duduk di bangku tamam. mereka berdua sangat bahagia dan mesra.

melihat kejadian tersebut seohyun terdiam dan mulai menangis. karena kejadian tersebut mengingatkannya pada kyuhyun.

“oppa, jika kita sudah menikah aku ingin mempunyai rumah yang besar.” kata seohyun. ia menyandarkan kepalanya di pundak kyuhyun.

kyuhyun tersenyum. “baiklah aku sendiri yang akan membuatnya.” balasnya. “aku akan bekerja lebih keras dan lebih keras dan lebih keras lagi.” tambahnya. lalu ia mencium pucuk kepala seohyun. mereka berdua tersenyum bahagia.

tanpa sadar ia menitikkan air matanya mengingat hal tersebut. ia pun melanjutkan perjalanannya. tapi lagi, langkahnya terhenti. ketika ia melihat dua anak kecil.

anak kecil perempuan meminta di ambilkan bunga, tapi anak kecil laki-laki tidak bisa meraihnya. anak kecil perempuan marah pada anak kecil laki-laki dan pergi meninggalkan anak kecil laki-laki

hal tersebut mengingatkannya pada kyuhyun lagi. waktu itu seohyun meminta cincin pada kyuhyun.” oppa, aku iri pada teman-temanku.” adu seohyun. kyuhyun tersenyum. “wae? apa yang membuat yeoja yang sempurna ini iri?” canda kyuhyun.

“teman-temanku dibelikan cincin oleh tunangannya, sedangkan aku.” balas seohyun. kyuhyun terdiam. hatinya begitu sakit mendengar seohyun berkata seperti itu.

“mianhae seohyun-ah, tapi aku tidak bisa membelikanmu cincin karena…” belum beres kyuhyun menjelaskan alasannya seohyun sudah memotong. “aku tidak msu tahu apa alasan oppa. sebelum oppa membawakanku cincin, aku tidak mau menemui oppa!” kata seohyun. dia pergi meninggalkan kyuhyun sendiri.

seohyun terus menangis. bodohnya dia melakukan hal tersebut. mengapa dia baru menyadarinya sekarang. ketika kyuhyuhn sudah tidak ada lagi. dia pun pergi. dia berjalan dengan tubuh yang gontai.

lagi-lagi dia melihat kejadia yang membuatnya mengingatt kyuhyun. kejadian yang menyesakkannya. ia melihat seorang namja yang sedih karena melihat seorang yeoja yang berjalan bergandengan dengan namja lain.

kejadian itu sama dengan kejadian yang dialaminya dulu. ketika itu seohyun sedang berjalan bergandengan dengan minho, di jalan ia bertemu kyuhyun. seohyun dan kyuhyun sama-sama kaget. seohyun sebenarnya tidak ingin hal itu terjadi. kyuhyun lalu pergi tanpa berkata sedikit pun.

seohyun benar-benar menyesal. mengapa dulu ia begitu bodohnya. “oppa mianhae…” lirihnya. “sekarang aku tau kenapa orang yang sudah tidak ada terasa sangat berharga itu karena kita tau orang itu tidak bisa kita miliki lagi.” tambahnya.

kenangan-kenangan tersebut terus ada di kepalanya. semakin ia mengingata kenangan tersebut semakin ia menyadari bahwa betapa bodohnya dirinya.

sesampainya di rumah sakit, seohyun menanyakan pada suster tentang kebenaran berita yang ia dengar melalui telefon. sust mengiyakan hal tersebut dan mengantar seohyun menuju kamar mayat.

semakin dekat dengan kamar mayat semakin lemas tubuhnya. ia menahan tangisnya di depan suster tersebut. hanya beberapa meter lagi adalah kamar mayat.

“aku.. tidak bisa berjalan lagi…” tubuh seohyun terjatuh di lantai rumah sakit hanya beberapa meter dari kamar mayat. “agashi, gwenchana?” tanya suster tersebut.

seohyun hanya mengangguk. “aku butuh waku sendiri…” lirih seohyun. suster pun pergi meninggalkan seohyun. tangis seohyun pun pecah. ia terus memanggil-manggil nama kyuhyun. mata dan pipinya penuh dengan air mata.

samar-samar ia melihat seorang namja keluar dari kamar mayat tersebut. ia hanya berbalut kain putih yang ia lingkarkan di pinggangnya dan menutupi pinggang sampai kakinya.

seohyun tidak bisa melihat dengan jelas karena matanya penuh dengan air matanya. namja itu berjalan pelan mendekati seohyun. seohyun mengerjap-ngerjapkan matanya.

ternyata itu adalah kyuhyun. seohyun langsung berlari ke arah kyuhyun dan memeluk kyuhyun. kyuhyun membalas pelukan seohyun. “oppa, mianhae…” lirih seohyun. seohyun menangis di pelukan kyuhyun. “aku… aku kira terjadi sesuatu padamu.. suster tadi.. ” seohyun berbiacara dengan terbata-bata. seohyun kembali memeluk kyuhyun. kyuhyun hanya tersenyum.

END

bagaimana? mohon kritik dan sarannya. jangan lupa read,like,comment…🙂

16 thoughts on “Regret

  1. ending pas di kamar mayat ko kaya yang di drama BIG ? yang waktu yoon jae berubah jadi kang kyun joon

      1. haha pantes kaya yang kenal alurnya, kenapa ga di terusin aja ? jadi BIG versi 2nya ?

  2. Bagus kok,,
    cuman alur rada kecepetan menurut ku,,
    hehe..piss.. ^_^v

    bikin sequel ny dong,,
    rada gantung nih~😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s