Grow a day older together #10 [End]

grow a day older together

Author                         :  @Marwahaha (my twitter follow yah nti mention untuk follback)

Main cast                     : Lee Donghae (C), Lee HyukJae (OC)

Shin chae kyeong (OC) and many more

Genre                           : romance,hurt,angst

Rating                          :PG

Length                         : chaptered, series

Copyright                     : heewah.wordpress.com

A/n                              : akhirnya kelar juga ini part terakhir terima kasih sudah bersedia baca and admin terima kasih sudah diupload. Kritik dan komennya selalu saya nantikan. Gumawoyo yeorobundeuli!

Part 10, ‘Epilog’

2012  happy ever after

D untuk dandelion. 

Aku yakin pesan ini akan sampai padamu. Angin yang berhembus membuatmu merasakan bagaimana terpaan kesepian yang kian menyiksa. Sukma jiwa yang tersakiti.

D untuk Dandelion.

Aku ingin bilang padamu bahwa aku paham apa yang tak kau pahami. Maka aku memilihmu.

D untuk dandelion.

Aku yakin pesan ini akan sampai padamu entah dengan jalan apa. Terkadang bahasa yang ku tahu kini hanya tinggal rasa, tapi aku percaya suatu saat kau akan mengerti.

Aku ada, memandangimu tanpa perlu menatap. Aku ada dan Aku mencintaimu tanpa perlu apa-apa.

Gelombang air laut yang tenang. Tak ada sang dandelion dipantai ini. Tapi kau mencarinya disini walau jelas kau tahu bahwa ia tak mungkin berada disini.

Tak seorangpun pernah menanam bibit dandelion di pasir putih yang asin ini.

D untuk dandelion. Kisah sang dandelion

Sang dandelion-pun terbang bersama hembusan angin. Melewati lautan. Menyebrangi samudera. Melewati berbagai belahan dunia. Tapi ia takkan berada dipantai ini dan kau tahu itu.

D untuk sang dandelion. Kisahnya berlanjut

Kau berjalan ringan dengan irama konstan dipantai ini. Kau berjalan tenang seakan kau mulai menemukan apa yang kau cari, yang jelas sang dandelion tak pernah ada disana.

Satu hal yang kau tahu, walau angin membawanya pergi, walau sang angin menusuk sukma-mu. Dan hanya sang anginlah yang mampu membuat mereka bahagia.

D untuk Dandelion.

Sang dandelion indah walau kau tak sempat melihat bunganya. Mereka terbang bahagia bersama sang angin. Akulah sang Dandelion.

Cukup angin saja yang membuatku bahagia dan sang mentari akan membuatku tegar.

Keputusanku dengan berbagai resiko. Aku beranjak

Aku takkan mampu lagi mengelak, aku takkan mampu lagi menolak kehadirannya yang sederhana. Ia membawa sebongkah cinta untukmu dan telah berwujud pula.

Dan biarkanlah aku yang pergi. Biarkan aku yang melepasmu. Aku akan jadi dandelion yang ikhlas melepas, karena mungkin dengan itu aku akan terlihat baik dan kau akan tersenyum.

Kau hanya perlu tersenyum kemudian, sadar bahwa kau telah keliru dan akulah sang dandelion.

Dan dari semua itu kau dan aku tahu bahwa inilah wujud cinta-ku.

Aku yakin matamu akan berkaca-kaca, tapi bibirmu membentuk senyuman, lalu kamu mulai menangis sambil tertawa. Aku tahu apa yang kau akan sadari sebentar lagi, sekaligus kau syukuri.

Dan akhirnya D untuk dandelion-pun tiba pada waktunya.

Seseorang dengan kaki kecilnya yang sangat aku rindukan sama seperti aku merindumu. berjalan menghampirimu. Dan seorang lagi yang akan memulai babak baru hidupnya bersamamu-pun ikut menyusul. Mereka berdua meneriakan namamu, dan kau tak punya pilihan lain selain menoleh.

Hidup akan membawamu kepadanya ketempat kau semestinya berada.

Kau tak punya pilihan lain selain menghampiri mereka, dan menghambur ke dalam pelukan mereka satu persatu. Wajah merona berseri milikmu kembali. Dan aku melihatnya, rona segar hangat, yang terpendam kini mencuat keluar. aku sadar selama ini merekalah yang kau cari

Mereka berdua mengajakmu, kembali. Dan kau mengangguk setuju. sebelum pergi kau membuang pandanganmu sekali lagi ke arah laut, dan kau tersenyum. Aku tahu bahwa pesan ini telah sampai padamu.

Dan aku tahu bahwa kau melihatku, kau merasakanku

Dan aku lah dandelion yang kau cari di pantai ini. Kau beranjak pergi dengan senyum yang tulus.

Senyum yang kau sadari bahwa sekalipun jasadku sudah tak ada, cinta itu ada. Mulutmu mengucap satu nama yang pernah menjadi namaku “ Hyuk Jae”.

Dan aku tahu bahwa kau takkan pernah menginjakkan kakimu kesini sekalipun kau ingin. Karena aku dandelion. Aku terbang bersama angin dimanapun kau berada aku akan selalu ada mengiringimu sekalipun jasadku sudah tak ada.

                                                 

THE END

8 thoughts on “Grow a day older together #10 [End]

  1. Ni maksudnya apa?? Dandelion kan chae kyung..tp qo jd hyukjae..bingung???
    Yg meninggl chae kyung pa hyuk jae?? Authornya pinter bgt bhs nya mpe susah d pahami…pa readernya yg bodo y?

    1. yg meninggal hyukjae bunuh diri…!!
      iya chaekyeong itu slalu mrasa dy dandelion…dsini hyukjae ngejelasin bhwa dia yg hdupny ky dandelion…!!

  2. Bhs nya terlalu puitis smpe2 saia gk bisa paham, saia nya rda2 bego apa bhs nya yg trlalu puitis y ?? Alurnya jg kependekan, coba aja klo alurnya dipanjangin trus ceritannya lbh di jls kn lg, pasti lbh bgs,.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s