My Girlfriend Is my Wife Chapter 3

 My Girlfriend is My Wife

Author         : dinaseobaby

Type            : Chapter

Cast            : Seo Joo Hyun, Cho Kyuhyun, MinRi

Other cast  : Minho, Yuri

Genre          : Romance, sad.

Rating                   : PG-13

Disclaimer   : Semua cast punya milik ortu mereka, saya Cuma minjem. Jadi mian kalau castnya beda sama sifat aslinya. Ini murni ff ciptaan saya sendiri.

 

Annyeong, aku nge post ff lagi. Maaf banget kalau ngepostnya terlalu lama.  Maaf ya kalau ceritanya sedikit gaje.

Happy Reading ^^

“OMO? Yeoja ini sangat cantik dan sepertinya aku kenal.” Gumam Minho. Namanya pun familiar bagiku.

Setelah lama mengobrol Minho pun memberanikan diri bertanya pada yeoja yang berada di hadapannya.

“Ehm, Seohyun-ssi apa kita pernah bertemu sebelumnya?” Tanya Minho.

“Molla, tapi aku sepertinya mengenalimu tuan.” Kata Seohyun

Aku pun melihat berkas-berkas yang ia bawa dan melihat nama SMPnya dulu. Ternyata nama SMP dia dan aku sama berarti kita satu sekolah. Aku kembali berfikir siapa dia itu. Akhirnya aku ingat dia itu Hyunie.

“Aigoo, kau hyunie..” kata Minho.

 

Seohyun pov

“Ne tuan, mengapa kau mengetahui nama panggilanku?”

“Hyunie ini aku, Choi Minho!”

“Mwo? Choi Minho? Teman SMPku?”

“Ne, kau ingat aku? Dulu kita selalu bersama-sama dengan Kyuhyun.”

“Ne aku ingat”

Flashback

“Oppa, apa tidak apa-apa jika kita pulang malam begini” kataku pada Minho oppa dan Kyu oppa.

“Kalau kita tidak pulang Appa dan Eomma kita akan khawatir” kata Minho oppa.

“Tapi sekarang lagi musimnya penculikan anak seusia kita” kata Kyu oppa

“YA!! Hyung kau ini yang paling tua disini harusnya kau tidak takut” kata Minho oppa.

Tiba-tiba ada dua orang ahjussi yang menghadang kami.

“Hey kalian anak manis kenapa masih keluyuran?” kata salah satu ahjussi

“Lalu kenapa ahjussi juga masih keliaran?” kata Minho oppa.

“Oh jadi kalian mau kami tangkap?”
“Bolehkah aku berunding sebentar?” kata Minho oppa lagi.

“Tapi setelah itu kalian harus ikut kami!”

“Ne..” ucap Minho oppa singkat.

“Oppa aku takut..” kataku

“Tenanglah ikuti kata-kataku hana..dul.. set ayo lariiii..”

“Hey kalian mau kemanaaa” kata ahjussi itu

“Ayo kita kejar bos” salah satu ahjussi bebicara lagi.

Kami bertiga berpencar Kyu oppa entah kemana, aku mengikuti lariannya Minho oppa.

Ternyata kami salah jalan, jalan yang kami leawti berakhir dengan buntu dan akhirnya Minho oppa menyuruhku masuk ke rumah kosong untuk bersembunyi.

“Oppa hiks hiks..” aku terisak karena ketakutan.

“Suut Seo kalau kau berisik nanti kita ketahuan” ucap Minho oppa sedikit berbisik.

“Oppa aku takut” kataku berbisik juga.

“Sini aku peluk” tiba-tiba Minho oppa menarik tubuhku dan sekarang keadaan kami sedang berpelukan.

Beberapa jam kami dalam keadaan seperti itu dan menunggu keadaan benar-benar aman.

“Seo sepertinya mereka sudah pergi ayo kita pulang”
Flashback end

“Kalau begitu kau bisa bekerja disini” kata Minho oppa.

“Benarkah ? Kamsahamnida tuan” kataku

“Panggil aku oppa saja”
“Ne oppa, kalau begitu aku pamit dulu ini sudah siang annyeong oppa” kataku lalu berjalan menjauhinya.

“Tunggu!” kata Minho oppa

“Ne ada apa oppa?”

“Sekarang kan sudah siang pasti kau belum makan siang ayo kita makan bersama , kita kan sudah lama tidak makan bersama-sama”
“ne oppa”

@Restoran

Kami berdua pun makan bersma di sebuah restoran Italia dan memesan makanan yang sama.

“hyunie, kau masih sama seperti dulu hahaha”

“maksud oppa?”

“makanmu selalu belepotan hahaha”

“YA!! Oppa pa yanglucu”

“sini biar aku bersihkan” tangan Minho oppa mengambil sebuah tissue lalu membersihkan padaku. Hal itulah yang membuat wajah kami berdekatan. Makin lama wajah Minho oppa mendekat padaku. Aku bingung harus berbuat apa. Tiba-tiba ponselku berdering cukup kencang dan mengagetkan kami.
“Oppa aku akan angkat dulu telponnya”
“Ne..”

Untung saja ada telpon huhu , gumamku.

“yeobseyo ?”

“Hyunie, kau kemana saja lama sekali..” ucap seorang namja yang aku ketahui suara khasnya.

“Mian oppa, aku sedang makan siang. Aku akan segera pulang, annyeong”
Klik aku mematikan ponselku.

“Oppa sepertinya aku harus pulang Kyu oppa sudah menungguku dirumah annyeong.”

Aku berlalu begitu saja meninggalkan Minho oppa yang masih terduduk di meja makan.

Seohyun pov end

Kyuhyun pov

Aish, yeoja ini mengapa lama sekali.. Aku sudah lelah menjaga MinRi. MinRi eommamu lama sekali..

Tiba-tiba terbesit di pikiranku, bagaimana kalau aku menikahinya bulan depan Eommaku juga sudah menyuruhku.

CLEK

“Eomma.. Hyunie…” ucapku dan MinRi bersamaan ketika melihat Seo sudah pulang.

Seo lalu berjongkok mensejajarkan dirinya dan MinRi mereka berdua pun berpelukan. Lalu MinRi segera pergi ke kamarnya..

“Hyunie aku juga mau di peluk..” kataku.

“YA!! Oppa ini seperti MinRi saja, sudahlah oppa aku cape ayo kita makan aku membawakan makanan.”

“Hyunie kau selalu begitu..” kataku sambil memeluknya dari belkang ketika dia sedang menyiapkan makanan.

“Oppa lepaskan kita ini masih pacaran kalau sudah menikah baru aku akan memelukmu..” katanya sambil melepaskan pelukanku.

“Hyunie aku ingin berbicara sesuatu padamu..”

“Berbicara apa oppa?”

“Jangan disini..”

“Lalu dimana?”

“Bagaimana kalau nanti malam kita makan malam bersama disebuah restoran?”

“Molla oppa aku sedang cape..”

“Ku mohon seo… “

“Ne oppa..”

Kyuhyun pov end

 

 

Seohyun pov

“MinRi nanti malam eomma titipkan pada Yuri ahjumma tetangga kita ya..” kataku membujuk MinRi, karena Appa dan Eommaku sedang ada urusan di luar negri jadi tidak ada yang menjaganya jika aku dan kyu oppa pergi nanti.

“Mengapa tidak Appa saja yang menjagaku eomma..?”

“Appamu juga sedang ada keperluan..”

“Eomma jujur saja kalau sebenarnya eomma dan appa akan pergi keluar berdua kan?”

“Anii.. eomma ada reuni dengan teman lama sedangkan appamu ada urusan pekerjaan.”

“Eomma aku senang jika kalian pergi berdua tapi belikan aku oleh-oleh special..”

“MinRi mau apa?”

“MinRi mau dongsaeng eomma..” ucap MinRi sambil mengeluarkan puppy eyesnya.

“Mwo ? Aniii… Siapa yang mengajarkan MinRi berbicara seperti ini?!”

“Appa eomma, appa yang menyuruhku..”

“Benarkah? Yasudah sekarang ayo kita pergi ke Yuri ahjumma.”

Aish, namja itu benar-benar… Awas kau Kyu …, batinku.

Kyu oppa menjemputku di rumahku. Aku masih marah dengannya karena sudah mengajarkan anak kecil yang polos berkata seperti itu.

“Hyunie, kau kenapa? Apa kau sakit” Tanya kyu oppa.

Aku hanya menjawab dengan gelengan kepala.

“Lalu kau kenapa? Mengapa kau mengabaikanku ??”

Lagi-lagi aku hanya menjawab dengan gelengan.

Tiba-tiba kyu oppa menghentikan mobilnya dan mencium bibirku.

“OPPA!! APA YANG KAU LAKUKAN?”

“Mianhae seo.. ini satu-satunya cara agar kau tidak mengabaikanku..”

“Oppa aku kesal denganmu..”

“Kenapa? Apa salahku..?”

“Oppa mengapa kau menyuruh MinRi untuk meminta dongsaeng kepadaku..?”

“Jadi MinRi memberitahu mu..?”

“Ne, apa itu benar? Kau ini keterlalulan oppa dia itu masih kecil..”

“Hyunie aku melakukan itu semua agar kau mau menjadi istriku..”

“Mwo? Istrimu ?”

“Would you marry me ?”

“Oppa…”

“Itu tandanya kau mau.. Ayo mana tanganmu.” Kyu oppa memasukan cingcin ke jariku.

Jadilah kyu melamar seo di dalam mobil di pinggir jalan bukan di restoran haha..

.

.

.

.

.

~TBC~

9 thoughts on “My Girlfriend Is my Wife Chapter 3

  1. Yeay,, kyuppa udah ngelamar seoni,, tinggal tunggu kartu undangan pernikahan ny aja nih,, cepet2 yah,, hehe..

    Minri dititipkan ke yuri ahjumma?? Yuri yg di maksud ibu kandung ny kah?? Kalau iya,, aigoo,, dunia emang bener2 sempit,, atau mungkin yuri ny yg nyewa rumah or apartement deket rumah seokyu+minri biar dapet ngawasin minri,, hehe..

    Jadi seokyu sama minho dulu temenan (sahabatan mungkin),, mudahan minho gk suka seoni,, hehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s